Ampul
Ampul adalah sediaan obat yang memiliki ukuran relatif kecil dan umumnya terbuat dari kaca. Walaupun bentuknya kecil tetapi ketika kita mematahkan ampul dengan cara yang salah akan menciderai tangan kita ya sahabat, dan luka yang disebabkannya juga bisa sangat dalam.
Tips Mematahkan Ampul
1. Kosongkan bagian atas ampul
Sebelum mematahkannya, cairan yang terdapat pada bagian atas ampul harus kita kosongkan terlebih dahulu dengan cara memegang bagian atas ampul dan menggoyangkan searah jarum jam.
2. Perhatikan titik putih atau hitam pada ampul
Tujuan kita memperhatikan titik ini adalah untuk menentukan arah kita mematahkan ampulnya. Dimana kita akan mematahkan ampul berlawanan arah dari titik ini. Kenapa harus berlawanan? Karena jika kita mematahkan ke arah si titik ini ampul akan terasa lebih keras, sulit dipatahkan, dan resiko menciderai tangan menjadi lebih besar.
ada juga ampul yang tidak memiliki penanda ini , jangan bingung, lanjut....
3. Ambil pembungkus Spuit
Untuk apa?
Pembungkus Spuit dapat kita gunakan sebagai alas tangan kita saat proses mematahkan ampulnya. Selain pembungkus spuit, sahabat bisa juga menggunakan kasa, tisu, ataupun kertas.
4. Lipat pembungkus Spuit pada ampul
Lipat pembungkus spuit di bagian kepala ampul (bagian atas ampul) dengan memperhatikan posisi tanda titik hitam atau putih yang sudah kita sebutkan di atas. Kemudian patahkan berlawanan dengan tanda tersebut.
Jika pada ampul tidak ada tanda titik hitam atau putih, maka arah mematahkannya bisa bebas ke arah mana.
5. Perhatikan pecahan ampul
Ampul sudah patah dengan rapi tanpa melukai tangan kita.
Perlu diperhatikan... Meskipun terlihat rapi, selalu cek kembali pecahan ampulnya ya sahabat... Bisa jadi ada pecahan kecil yang tertinggal yang bisa melukai tangan kita.
Setelah mengambil obat yang tersimpan dalam ampul, buanglah ampul pada safety box agar tidak membahayakan kita dan orang lain di kemudian waktu.
Vial
Vial adalah sediaan obat dalam tabung kaca kecil yang tutupnya terbuat dari sejenis busa karet pada bagian dalamnya dan di bagian luar tutupnya dilapisi oleh logam yang cukup keras.
Membuka vial itu gampang-gampang susah. Meskipun tidak memiliki resiko yang lebih besar dari pada ampul tetapi tetap saja bisa melukai tangan kita jika tidak dilakukan dengan teknik yang benar.
Cara Membuka Vial
1. Siapkan Spuit
Siapkan spuit yang sudah dikeluarkan dari pembungkus plastiknya.
Gunakan spuit yang lebih besar dari bentuk vialnya ya, bisa dengan spuit 5cc ataupun 10cc.
2. Perhatikan celah di atas penutup vial
Iya... ada celah disitu. Apa bisa kita cungkil pakai kuku? Tentu tidak dong sahabat... 😅
3. Membuka Vial dengan Spuit
Masukkan pangkal spuit pada celah tutup vial dengan menekan ke arah bawah vial seperti contoh pada gambar di atas. Hal ini membutuhkan sedikit tenaga dan pegangan yang kuat pada spuit serta vialnya ya sahabat.
4. Tekan penutup vial
Setelah melakukan langkah 3, maka penutup vial akan terbuka. Tekan penutup vialnya seperti pada gambar di atas.
Sekarang penutup vialnya sudah terbuka sebagian, selanjutnya bisa memasukkan cairan pelarut obat ke dalam vial tersebut.
Selain menggunakan spuit, bisa juga menggunakan pangkal staples ataupun benda yang lainnya. Perhatikan kebersihannya juga ya sahabat.










Sangat berguna
BalasHapus